SP07h2xosbbkqVeFtGDx6IHrN3J20p9OptU54Mu3

5 TIPS AGAR TIDAK TERBUNUH DI ANJUNGAN MINYAK DAN GAS

5 TIPS AGAR TIDAK TERBUNUH DI ANJUNGAN MINYAK DAN GAS


Industri minyak dan gas merupakan salah satu pekerjaan yang paling mematikan didunia. Pekerjaan di oil rig (anjungan minyak) memiliki risiko kecelakaan yang lebih tinggi dibandingkan pekerjaan lainnya. Dari tahun 2013 hingga 2010 terdapat 823 pekerja yang meninggal di oil rig atau 7 kali lebih tinggi daripada industri lainnya. Artikel ini bisa menjadi bacaan agar kamu tidak menjadi salah satunya. Hal yang perlu diketahui untuk menghindari cedera hingga kematian akibat kecelakan adalah mengenali dan mengendalikan bahaya di Oil Rig. Menurut OSHA (Occupational Safety and Health Administration) jatuh, terkena bahaya tak terduga dan kebakaran adalah pembunuh utama pekerja Oil Rig. 
1. Gunakan Pakaian Pelindung Diri
FALL PROTECTION (PELINDUNG DIRI)
Pekerja di oil rig seringkali harus memanjat peralatan yang tinggi seperti rig pengeboran. Pekerja ini  menghadapi risiko terbesar untuk jatuh. Keberanian dan pengalaman oleh pekerja tidak lah cukup untuk menjamin bahwa pekerja akan selamat, oleh karena itu siapkan fall protection dan ketahuilah bagaimana cara menggunakannya seperti peralatan Anchor, Body Harness dan Connectors. Positioning Lanyards adalah salahsatu peralatan penting bagi para pekerja karena berfunsi untuk mencegah agar tidak jatuh. 
Berikut adalah beberapa penyebab pekerja jatuh dalam industri minyak dan gas:
  • Sisi atau tepi yang tidak terlindungi (tidak ada pagar penghalang)
  • Penggunaan tangga yang tidak benar
  • Penggunaan yang tidak tepat (atau kurangnya) sistem penangkap apabila perkeja terjatuh.
  • Permukaan kerja yang tidak stabil

2. Awasi Diri Dari Terkena Bahaya Tak Terduga

HSE MINYAK DAN GAS

Selain terjatuh, pekerja juga perlu untuk memperhatikan perlindungan dari benda yang jatuh (Kejatuhan Benda). Sebesar 22% dari kematian di oil rig disebabkan oleh kejatuhan benda. Oleh karena itu latih pekerja untuk mencegah alat, puing-puing dan benda lainnya tidak jatuh dan mengenai pekerja yang berada dibawahnya. Selain itu pekerja diwajibkan mengenakan topi pelindung agar melindung kepalanya dari bahaya kejatuhan alat ini. Bahaya seperti kejatuhan alat disebut juga "Terkena Bahaya Tak Terduga", bahaya ini merupakan salah satu pembunuh utama pekerja oil rig. Tiga dari lima kematian pekerja di oil rig berasal dari bahaya yang tak terduga. Agar bahaya tak terduga dapat diminamilisir, Pekerja memerlukan perlakuan khusus untuk alat dan benda lain agar tidak jatuh. 
Berikut adalah beberapa cara untuk mencegah benda yang jatuh sehingga mengenai pekerja:
  • Sangkutkan Anchor pekerja ke alat yang dapat menahan pekerja tersebut, seperti ke struktur rig yang kuat.
  • Gunakan papan, layar atau pagar pembatas untuk mencegah  dari benda dan material jatuh.
  • Buat barikade dibawah crew yang bekerja di ketinggian.
  • Kenakan topi yang keras dan APD lain yang diperlukan
  • Pelihara semua peralatan Hoisting, Lifting dan Ringging.
  • Lakukan inspeksi harian dan ganti jalur yang rusak atau usang.
Terkena bahaya tiba-tiba juga dapat terjadi karena kendaraan atau peralatan bergerak, peralatan jatuh dan saluran bertekanan tinggi. Hail ini perlu diperhatikan saat berada di oil rig. Sering kali, alat berat beroperasi didekatnya dan dapat menimbulkan banyak risiko berbahaya.

3. Bahaya Terbakar

BAHAYA TERBAKAR

Cobalah untuk tidak terbakar di oil rig. Pekerja industri minyak dan gas menghadapi risiko kebakaran dan ledakan setiap hari. Ada minyak dan gas yang mudah terbakar di mana pun kamu pergi. Hanya diperlukan pemicu agar bahan yang berada di oil rig terbakar dan meledak sehingga dapat membunuh pekerja.
Saat bekerja di oil rig, pekerja dapat menemukan minyak dan gas alam selama tahap operasi pengeboran dan produksi. Apabila kebakaran terjadi, hal ini tentu bukan pengalaman yang menyenangkan, karena kebakaran di oil rig sangat sulit dipadamkan. Sehingga memerlukan respon yang cepat agar tidak menyebar dan memperburuk situasi. Tapi apabila situasi buruk ini terjadi, hal pertama yang kamu lakukan adalah menyelamatkan diri.
Berikut adalah beberapa cara agar dapat mencegah kebakaran berkembang di dekat anjungan minyak:
  • Menyediakan spark arrestors untuk mesin internal-combustion.
  • Pasang tanda "NO SMOKING" di mana pun ada bahaya gas atau uap yang mudah terbakar
  • Temukan peralatan atau fasilitas "spark producing" yang jauh dari area bahaya potensial
  • Melarang kendaraan dengan catalytic converter untuk memasuki area terdekat rig
  • Jangan menyalakan api di sekitar rig
Selain itu pekerja industri minyak dan gas juga perlu mengenakan pakaian tahan api. Ini akan membantu melindungi mereka jika terjadi kebakaran. 

4. Jangan Tertidur

HSE MINYAK DAN GAS

Jangan tertidur di tempat kerja!!!
Orang yang tidak bekerja diindustri ini mungkin tidak mengerti. Tapi, kelelahan bisa menjadi masalah serius bagi pekerja oil rig. Pekerja sering bekerja berjam-jam. Menurut Bureau of Labor Statistics, pekerja ladang minyak sering bekerja antara 7 dan 14 hari berturut-turut (kadang lebih). Masing-masing shift biasanya berdurasi 8 hingga 12 jam, beberapa bahkan bekerja 16 jam sehari.
Ini menyebabkan banyak pekerja yang lelah dan tentu merupakan masalah, karena kelelahan memperlambat waktu respon/reflek dan meningkatkan kemungkinan melakukan kesalahan saat bekerja. Kelelahan menyebabkan risiko cedera dan penyakit yang lebih tinggi.
Kelelahan juga bisa diakibatkan oleh cuaca panas. Temperatur yang tinggi memiliki beberapa efek serius pada pekerja. Pastikan mereka memahami bahaya yang ditimbulkan suasana kerja yang panas, seperti stres akibat panas.
Untuk mempelajari lebih lanjut tentang mengelola kelelahan, kunjungi situs web OSHA. Situs ini memberi kamu beberapa alat dan sumber daya bermanfaat yang dapat kamu terapkan di tempat kerja.

5. Ikuti Aturan Keselamatan

HSE MINYAK DAN GAS
Ikuti peraturan keselamatan!!
Aturan ada karena suatu alasan. ini bukan hanya sebuah perintah yang terlihat agar melakukan sesuatu lebih produktif. Ini untuk menjaga keamanan pekerja!. Oil rig telah menempuh jalan panjang dalam mengurangi jumlah cedera dan kematian. Tapi, masih banyak yang perlu untuk diperbaiki. Oleh karena itu, patuhi peraturan dan regulasi yang telah diterapkan oleh lembaga seperti OSHA. Perusahaan mungkin memiliki aturan tambahan yang melampaui persyaratan OSHA. Pastikan kamu memahami kebijakan keselamatan perusahaan. Hadirlah disetiap materi keselamtan di oil rig.

Oil Rig Safety: It Doesn’t Have to Be So Hard

Tidak ada keraguan bahwa bekerja dari oil rig merupakan pekerjaan berbahaya. Jika pekerja dilatihan dan diberikan alat serta peralatan yang tepat. Pekerja akan terus merasa tetap aman. kamu harus tetap waspada dan mempersiapkan diri untuk menghadapi bahaya ini. Mengikuti saran di atas akan membantu agar kamu tetap terludingi. Lima tips sederhana semoga membuat kamu tetap aman dan selamat selama bekerja di oil rig.
Related Posts
Ahmad Amiruddin
Saat ini mengambil jurusan Teknik Lingkungan di Universitas Pertamina. Seorang yang sangat menyukai membahas isu-isu yang ada di masyarakat utamanya mengenai masalah lingkungan. Selain mengenai lingkungan, juga tertarik dengan platform minyak dan gas serta desain. "VI VERI VENI VERSUM VIVUS VICI"

Related Posts

2 komentar