SP07h2xosbbkqVeFtGDx6IHrN3J20p9OptU54Mu3

5 CARA MENGATASI TUMPAHAN MINYAK/ PENCEMARAN MINYAK (OIL SPILL)

LIMA CARA MENGATASI TUMPAHAN MINYAK/ PENCEMARAN MINYAK (OIL SPILL)

Pencemaran Lingkungan yang memberikan dampak kerusakan lingkungan yang sangat besar adalah tumpahan minyak (Oil Spill). Tumpahan minyak ini biasanya terjadi diakibatkan oleh bocornya pipa pengeboran seperti kasus deep water horizon, bocornya kapal akibat tabrakan, bocornya pipa transimi seperti tumpahan minyak Pertamina di Kalimantan dan kasus lainnya. Tumpahan minyak ini memberikan dampak secara ekonomi, sosial dan lingkungan di daerah sekitar tumpahan. Terkhusus dampaknya terhadap lingkungan, tumpahan minyak ini dapat membunuh biota laut sehingga mengurangi pendapatan masyarakat sekitar, biota laut yang mati diakibatkan oleh terperangkap oleh minyak. Oleh karena itu, agar efek tumpahan minyak tidak semakin melebar, maka harus dilakukan tindakan yang sistematis untuk memerangkap tumpahan minyak tersebut dengan biaya dan dampak seminimal mungkin.


Tumpahan minyak yang terjadi biasanya Point Source (1 Titik) dan berikut beberapa cara untuk mengatasin tumpahan/pencemaran minyak (Oil Spill):


1. CFD (Computational Fluid Dynamic)

LIMA CARA MENGATASI TUMPAHAN MINYAK/ PENCEMARAN MINYAK (OIL SPILL) CFD

Pada proses CFD ini sangat cocok digunakan apabila pencemaran yang terjadi adalah diperairan. Kondisi penyebaran oil spill yang tidak menentu arahnya disebabkan ombak dan angin akan menyulitkan petugas untuk mentrack posisi yang tepat untuk memulai pembersihan tumpahan minyak. Oleh karena itu, dengan CFD ini kita akan memodelkan arah dari tumpahan sehingga biaya dan tenaga yang digunakan akan lebih sedikit, karena kita telah mengetahui posisi sebaran minyak. Data yang biasanya digunakan adalah arah ombak, angin dan citra satelit.


2. MEMASANG OIL BOOM

LIMA CARA MENGATASI TUMPAHAN MINYAK/ PENCEMARAN MINYAK (OIL SPILL) OIL BOOM

Apabila tumpahan minyak terjadi, kurang afdal rasanya kalau alat ini tidak digunakan, yup benar sekali menggunakan OIL BOOM. Oil boom berguna untuk menghentikan sebaran minyak lebih luas lagi hingga memerangkap (melokalisasi) tumpahan minyak tersebut. Dengan memanfaat perbedaan massa jenis minyak dan air, minyak yang tumpah akan mengambang diatas air, oleh karena itu, dengan memasang oil boom akan efektif menahan penyebaran tumpahan minyak di permukaan. Biasanya agar oil boom lebih efektif, dikombinasikan dengan penggunaan waring.  


Disinilah kegunaan CFD yang telah dibahas sebelumnya, dengan data dari CFD kita akan mengetahui titik pemasangan OIL BOOM yang efektif, tidak boros biaya dan hanya menggunakan sedikit tenaga, dibandingkan kita hanya memperkirakan secara visual dilapangan (lokasi tumpahan).


3. MEMBERIKAN DISPERSAN

LIMA CARA MENGATASI TUMPAHAN MINYAK/ PENCEMARAN MINYAK (OIL SPILL) DISPERSAN

Setelah tumpahan minyak diperangkap menggunakan OIL BOOM, saatnya kita memberikan dispersan. Sejatinya, lingkungan perairan mengandung mikroba alami yang memakan dan memecah minyak mentah, yang menandakan bahwa minyak mentah sebagian besar dapat terurai secara hayati. Kegunaan dari dispersan ini adalah mempercepat terurainya minyak tersebut dengan cara memberikan mikroogranisme atau bahan kimia. Dispersan ini akan mengurai flok/kuantitas minyak yang besar/berdekatan menjadi terpisah/berjarak/semakin kecil. Apabila ini terjadi, memudahkan penguraian secara alami oleh lingkungan.


4. IN-SITU BURNING (MEMBAKAR)


Membakar adalah salahsatu metode yang digunakan apabila tumpahan minyak yang terjadi hanya skala kecil, apabila skala besar cara ini tidak direkomendasikan. Pertama sebelum diterapkan metode ini, kita harus memastikan tumpahan minyak telah terlokalisasi dengan oil boom tahan api dengan baik, ini berguna agar sebaran api dapat dikendalikan.


5. MENGGUNAKAN KAIN KASA

LIMA CARA MENGATASI TUMPAHAN MINYAK/ PENCEMARAN MINYAK (OIL SPILL)

Kain kasa digunakan untuk membersihkan tumpahan minyak yang telah sampai dipantai. Kain kasa merupakan absorber yang baik bagi minyak. Sehingga, pantai/pasir yang tercemar cukup dilapisi kain kasa, kain kasa yang telah berisi minyak dikumpulkan dalam satu wadah karung/tong.


Sekian artikel mengenai cara mengatasi tumpahan minyak (pencemaran minyak), secara detail dari tiap tahap diatas akan saya jelaskan diartikel selanjutnya. Bila ada yang kurang jelas, silahkan ditanyakan dikomentar.

Terima Kasih :)



Related Posts
Ahmad Amiruddin
Saat ini mengambil jurusan Teknik Lingkungan di Universitas Pertamina. Seorang yang sangat menyukai membahas isu-isu yang ada di masyarakat utamanya mengenai masalah lingkungan. Selain mengenai lingkungan, juga tertarik dengan platform minyak dan gas serta desain. "VI VERI VENI VERSUM VIVUS VICI"

Related Posts

Posting Komentar