SP07h2xosbbkqVeFtGDx6IHrN3J20p9OptU54Mu3

DAMPAK TAMBANG TERHADAP LINGKUNGAN

DAMPAK TAMBANG TERHADAP LINGKUNGAN

Pertambangan adalah rangkaian kegiatan dalam rangka upaya pencarian, penambangan, pengolahan, pemanfaatan dan penjualan bahan galian (Mineral, Baturabara, Panas Bumi, Migas). Indonesia merupakan salah satu daerah penghasil tambang batu bara terbesar di dunia. Apabila tidak dikelola dengan baik, penambangan dapat menyebabkan kerusakan lingkungan secara keseluruhan dalam bentuk pencemaran air, tanah dan udara.

Banyak negara mengencam akan kelestarian alam di Indonesia hal tersebut banyaknya industri pertambangan muncul di Indonesia. Pertambangan baru yang melakukan sesuatu hal dapat merusak lingkungan agar mendapatkan keuntungan. 

Berkurangnya sumber keseimbangan alam seperti hutan, air dan tanah yang subur sebagian besar disebabkan oleh kegiatan pertambangan yang manghasilkan polutan yang sangat besar sejak awal eksploitasi sampai proses produksi dan hanya mementingkan keuntungan pribadi tanpa memperhatikan faktor kelestarian lingkungan.

Dampak Tambang Terhadap Lingkungan

1. Tanah

terdapatnya lubang-lubang besar yang tidak mungkin ditutup kembali dapat menyebabkan terjadinya kubangan air dengan kandungan asam yang sangat tinggi.

2. Air

Menghasilkan limbah yabg dapat mencemari air sungai sehingga air menjadi keruh, asam dan air sungai tersebut mengandung zat-zat berbahaya bagi kesehatan manusia apabila jika airnya dikonsumsi.

3. Laut

Terjadi pada saat aktivitas bongkar mua dan tongkang angkut batubara dan juga dapat menganggu kehidupan hutan mangrove dan biota yang ada di sekitar laut.

4. Hutan

Perluasan tambang dapat menyebabkan terjadinya banjir karena hutan di wilayah hulu yang semestinya menjadi daerah resapan air telah dibabat habis.

  • Limbah pencucian pada air sungai dengan zat-zat berbahaya jika airnya dikonsumsi dapat menyebabkan penyakit kulit seperti kanker kulit.
  • Debu yang disebabkan polusi pada tambang dapat menimbulkan penyakit infeksi saluran pernafasan yang memberi efek jangka panjang seperti kanker paru-paru.
  • Proses penambangan dengan penggunaan produk pembuangan seperti abu berat, kerak sisa pembangkaran yang mengandung berbagai logam berat akan sangan berbahaya jika dibuang di lingkungan dan merugikan kegiatan manusia.

Upaya Pengelolaan Lingkungan Tercemar oleh Tambang

  1. Perlu diterapkan penggalian tanah secara berjenjang (trap-trap).
  2. Perlu dibangun check-dam untuk mencegah pelumpuran pada saluran pengairan umum maupun saluran induk.
  3. Kali kecil yang digunakan airnya oleh pendulang untuk memisahkan emas dengan tanah harus dipasang bronjong kawat, untuk memperlambat erosi pada tebing sungai.
  4. Perlu dilakukan upaya reklmasi seperti reboisasi di area bekas penggalian.
  5. Setelah melakukan penggalian jangan meninggalkan lubang penggalian ditimbung terlebih dahulu sebelum di pindah ke tempat lain.


Related Posts
Terbaru Lebih lama
Ahmad Amiruddin
Saat ini mengambil jurusan Teknik Lingkungan di Universitas Pertamina. Seorang yang sangat menyukai membahas isu-isu yang ada di masyarakat utamanya mengenai masalah lingkungan. Selain mengenai lingkungan, juga tertarik dengan platform minyak dan gas serta desain. "VI VERI VENI VERSUM VIVUS VICI"

Related Posts

Posting Komentar