SP07h2xosbbkqVeFtGDx6IHrN3J20p9OptU54Mu3

TIPS MENGENAL HOAX AGAR TIDAK TERTIPU DI DUNIA MAYA

TIPS MENGENAL HOAX AGAR TIDAK TERTIPU DI DUNIA MAYA

Tentunya kata hoax sudah tidak asing lagi bagi sebagian besar masyarakat terutama kaum milenial. Apalagi dengan adanya perkembangan internet dan media sosial seperti sekarang. Sebenarnya apa itu hoax? Hoax adalah serangkaian informasi yang dibuat sesat akan tetapi dibuat seolah-olah benar adanya lalu disebarkan kepada orang-orang sehingga menimbulkan keresahan di masyarakat. Dalam dunia jurnalistik, hoax bukanlah hal baru, hoax bertumbuh-kembang seiring dengan popularitas media sosial.

Media sosial banyak digunakan masyarakat untuk berkomunikasi, namun banyak yang menyalahgunakan medium tersebut untuk menyebarkan informasi yang tak tersaring. Biasanya pelaku hanya mencari sensasi agar masyarakat percaya dengan informasi tersebut. Kasus ini juga banyak dimanfaatkan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab untuk mendapatkan keuntungan dalam sektor ekonomi dan politik.

Berita hoax di media sosial dapat merusak kualitas generasi muda. Produktivitas anak muda bisa saja tersita karena seiringnya menggunakan media sosial. Selain itu hoax juga bisa menimbulkan perpecahan antara individu maupun kelompok tertentu. Hoax dapat menurunkan reputasi korban dan menguntungkan pihak lainnya. Yang paling membahayakan, hoax dapat membuat fakta tidak lagi dipercaya, semua fakta menjadi keliru akibat menyebarnya hoax secara terus-menerus.

Psikolog mengatakan bahwa, berita hoax dihadirkan untuk memanipulasi banyak orang. Sebab, berita palsu yang disampaikan oleh pelaku dapat menimbulkan ketakutan tersendiri bagi masyarakat sehingga dapat memicu kerusakan mental seseorang. Jangan menyepelekan dampak buruk hoax bagi kesehatan mental. Karena hal tersebut, bisa berlangsung dalam jangka waktu yang berkepanjangan. Seperti menghantui pikiran untuk waktu yang lama.

Mengingat dampaknya yang sangat buruk, setiap orang pasti ingin menghindarinya. Terutama ketika ada isu penting yang tersebar di tengah masyrakat, tentunya kita ingin mendapatkan informasi yang valid dan berkredabilitas agar bisa up to date dengan kabar terkini. Untuk itu kita harus mengenal ciri-ciri hoax terlebih dahulu agar tidak terpengaruh.

TIPS MENGENAL HOAX AGAR TIDAK TERTIPU DI DUNIA MAYA

CIRI-CIRI HOAX YANG PERLU DIWASPADAI 

1. HOAX VIRUS

Salah satu hoax yang dikembangkan oleh seorang hacker dengan menyebarkannya melalui e-mail atau media komnikasi. Hoax ini berisi virus yang akan menyerang perangkat lunak yang ada di komputer atau Handphone, yang awalnya tidak terinfeksi.

2. HOAX PESAN BERANTAI

Para pengguna media komunikasi seperti aplikasi WhatsApp dan Facebook sangat sering menerima pesan yang berisi suatu hal untuk dilanjutkan ke beberapa kontak penerima. Pesan tersebut seolah-olah memerintahkan penerima untuk melakukannya jika tidak ingin hal buruk menimpanya.

3. HOAX HADIAH GRATIS

Seluruh pengguna Handphone pasti pernah menerima sebuah pesan singkat dari beberapa oknum bahwa penerima telah mendapatkan hadiah berupa uang ratusan juta hingga sebuah mobil gratis. Padahal jika dihubungkan dengan logika, mereka tidak melakukan hal-hal yang berujung ke hal tersebut.

  • HOAX PENCEMARAN NAMA BAIK

Salah satu hoax yang paling berbahaya, karena menyebarkan berita palsu yang mampu mencoreng nama baik sebuah keluarga bahkan menghancurkan hidup mereka dalam waktu yang sangat singkat.

Informasi menyesatkan di atas lebih banyak didapatkan melalui jalur digital, termasuk situs online dan pesan chatting. Jika tidak berhati-hati, semua orang bisa termakan tipuan hoax, atau bahkan ikut menyebarkan berita palsu tersebut sehingga dapat merugikan korban yang bersangkutan. Lantas bagaimana caranya agar tidak mudah terhasut? Ada beberapa langkah sederhana yang bisa membantu dalam mengindentifikasi mana berita hoax dan mana berita asli.

  • CARA AGAR TIDAK MUDAH TERHASUT DENGAN BERITA HOAX

1. HATI-HATI DENGAN JUDUL PROVOKATIF

Berita hoax seringkali dibubuhi dengan sensasional yang besifat provokatif, seperti langsung merujuk pada pihak tertentu, namun isinya bisa dibuat lebih miring dari pada berita aslinya agar menimbulkan persepsi yang sesuai dengan kehendak pembuat hoax.

2. MENCERMATI ALAMAT SITUS

Banyak berita yang dikeluarkan melalui ditus atau web tertentu. Untuk itu, sebelum mendalami isinya kita harus memeriksa apakah situs tersebut sudah terverifikasi. Karena jumlah situs yang sudah terverifikasi sebagai situs resmi tidak sampai dengan 300. Hal ini berarti bahwa tidak menutup kemungkinan ada ribuan lebih situs yang menyebarkan berita palsu di internet.

3. PERIKSA FAKTA

Sebaiknya pembaca harus mendapatkan gambaran yang utuh sebelum percaya dengan informasi-informasi tersebut. Dari mana informasi itu berasal? Siapa sumbernya? Dan apakah institusi resminya? Yang perlu diamati adalah berita tersebut berdasarkan fakta atau opini.

4. CEK KEASLIAN FOTO

Seiring berkembangnya teknologi di era globalisasi, bukan hanya konten-konten berupa teks yang dapat dimanipulasi, akan tetapi konten lain berupa foto dan video juga. Ada kalanya pembuat hoax mengedit gambar yang akan disebarkan ke media untuk memprovokasi pembaca nantinya. Untuk mengecek keaslian foto, kita bisa memanfaatkan Google dengan men-searching gambar-gambar serupa untuk dibandingkan.

5. MELAPORKAN HOAX

Apabila telah diketahui bahwa informasi yang diterima merupakan informasi palsu atau hoax maka tindakan yang harus dilakukan adalah melaporkan hal tersebut melalui sarana yang tersedia di media sosial.

Untuk media facebook, kita bisa menggunakan report status dan kategorikan informasi hoax tersebut sebagai tindakan tak layak sesuai kategori yang tersedia. Hal ini akan mendapatkan banyak perhatia dari netizen. Apabila banyak netizen yang mengadukan hal serupa maka pihak facebook akan menghapusnya. Begitupun dengan media sosial lainnya. 

Itulah beberapa ciri-ciri dan cara mengatasi hoax di media sosial dengan mudah, berguna sebagai jalan untuk menemukan titik terang informasi yang benar. Selain itu, untuk mengadukan konten negatif pada Kementrian Komunikasi dan Informatika kita hanya perlu melaporkannya dengan mengirim email ke alamat aduankonten@mail.kominfo.go.id.  

Author: Nurfadillah Ham 

Nurfadillah Ham, gadis ambisius kelahiran Pinrang. Mulai menekuni dunia kepenulisan sejak SMA. Orang tua adalah motivasi terbesarnya. Pernah memperoleh beasiswa kepenulisan ke Singapura oleh ESEYM (Event Student Exchange & Youth Movement). Juara 2 Lomba Esai Nasional Muslim Youth Competition oleh Universitas Islam Indonesia. Telah menerbitkan cerpen berjudul "Aku bukan Teroris!" di Koran Fajar dan beberapa dapat dijumpai di beberapa media lainnya.

 


Related Posts
Ahmad Amiruddin
Saat ini mengambil jurusan Teknik Lingkungan di Universitas Pertamina. Seorang yang sangat menyukai membahas isu-isu yang ada di masyarakat utamanya mengenai masalah lingkungan. Selain mengenai lingkungan, juga tertarik dengan platform minyak dan gas serta desain. "VI VERI VENI VERSUM VIVUS VICI"

Related Posts

Posting Komentar